Korea Selatan Gelar Pameran Hallyu Berbasis Metaverse

Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan dan Pariwisata serta Dinas Kebudayaan dan Informasi Korea (KOCIS) menghadirkan kampanye wisata baru dengan memanfaatkan platform metaverse. Tujuannya adalah semakin menyebarkan hallyu.

Istilah hallyu (Korean Wave atau Gelombang Korea) adalah istilah yang menunjukkan fenomena tersebarnya budaya pop Korea ke seluruh dunia. Tren yang dimulai 1990-an itu membuat banyak orang di seluruh dunia tertarik dan mulai mempelajari budaya Korea. Maka, pameran ini diharapkan dapat membantu penggemar “hallyu” di luar negeri untuk lebih dekat dengan budaya Korea.

Baca Juga: Korsel Tunjukkan “Hidup Bersama COVID-19” dengan Mengadakan Konser Terbuka

Dikutip dari Yonhap, 30 November 2021, pameran yang bertajuk “Korea World” itu akan menawarkan berbagai artikel dan video tentang budaya Korea. Baik itu berupa musik pop Korea, drama, bahasa, sampai film. Uniknya konten budaya korea ini dibuat oleh orang asing yang punya ketertarikan dengan budaya Korea.

Pengunjung juga bisa berfoto dan mengobrol dengan pengunjung lain menggunakan avatar mereka di dunia maya. Juga akan ada acara khusus di mana pengunjung dapat mencoba pakaian tradisional Korea “hanbok” dan topi, yang disebut “gat.”

Baca Juga: Mengenal ‘Squid Game’ dan Efeknya pada Industri Kreatif Korea Selatan

“Kami berharap berbagai konten terkait hallyu yang dibuat dari perspektif asing akan berkembang,” kata Park Jung-youl, Direktur KOCIS. “Kami akan terus melakukan upaya untuk mendiversifikasi konten untuk memenuhi permintaan baru.”

Foto: Foto disediakan oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, menunjukkan “Korea World,” ruang pameran online berbasis metaverse yang dibuka pada 30 November 2021. (Yonhap)

(Ag/Ag)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *