Harumnya Kopi Indonesia di Korea Selatan

Impor kopi Korea Selatan melonjak hampir 45,1 persen dalam 11 bulan pertama tahun 2022, jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut diungkap The Korea Herald, Senin, 9 Januari 2023. Artinya, kopi menjadi minuman yang popularitasnya semakin meningkat di negeri K-Pop itu.

Baca Juga: Hyundai Motor Group Produsen Mobil Terbesar Ketiga di Dunia

Data dari Dinas Bea Cukai Korea menunjukkan, nilai impor kopi negara itu mencapai USD1,19 miliar pada periode Januari-November, naik 45,1 persen dari tahun sebelumnya.

Ini menandai pertama kalinya impor kopi Korea Selatan melebihi USD1 miliar. Jumlah tahun lalu juga naik 16,7 kali dari 20 tahun sebelumnya.

Dari segi volume, impor kopi Korea Selatan mencapai sekitar 187.790 ton dalam periode 11 bulan, naik 171.990 ton dari tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Busan Reandhy Putera Dharmawan, meningkatkan gaya hidup minum kopi seiring dengan produk domestik bruto dan daya beli masyarakat Korea yang tinggi. Maka, negara ini menjadi salah satu mitra dagang strategis yang menawarkan berbagai potensi bagi Indonesia. Salah satu potensi itu adalah komoditas kopi.

Menurut data Korea International Trade Association, Korea Selatan merupakan importir kopi Indonesia terbesar ke-14 dengan nilai impor periode Januari–Oktober 2022 senilai USD12,4 juta.

Baca Juga: Korea Punya “Bus Hantu,” Kalian Tertarik Mencobanya?

Ada peningkatan signifikan sebesar 66,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai impor kopi Indonesia di Korea Selatan selama kurun waktu lima tahun terakhir (2017-2021) pun trennya meningkat.

Potensi pasar kopi tersebut dilandaskan oleh beberapa faktor, yaitu konsumsi kopi masyarakatnya merupakan yang tertinggi di dunia, jumlah toko kopi yang meningkat di tiap tahunnya, dan tren positif impor kopi dari dunia.

“Hal ini membuktikan bahwa di tengah resesi ekonomi sebagai akibat dari pandemi Covid-19, Korea Selatan tetap memilih produk Indonesia. Peluang ini yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku ekspor Indonesia untuk dapat mengekspansi pasar dan meningkatkan ekspor ke Korea Selatan,” urai Reandhy.

Kedai kopi dan toko minuman di negara itu memang terus naik. Sampai akhir Desember 2022, jumlah kedai kopi berjumlah 99.000 atau naik 17,4 persen dari tahun sebelumnya. Artinya, angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang masa.

Baca Juga: Busan: The Optimum Host for the World EXPO 2030

Dari empat tahun sebelumnya, jumlahnya naik 102,1 persen atau 50.000 toko. Itu jauh lebih tinggi dari kenaikan 80,9 persen untuk restoran Barat, 76,4 persen untuk restoran Jepang, 31,3 persen untuk ayam goreng dan 23,1 persen untuk toko makanan cepat saji.

Harum kopi Indonesia semakin wangi di tengah gelaran Seoul International Cafe Show 2022. Pameran kafe terbesar dan bertaraf internasional di Korea Selatan itu, Paviliun Indonesia mencatatkan potensi transaksi senilai USD4,6 juta, setara Rp72,33 miliar. Pameran ini berlangsung pada 23–26 November 2022 di COEX Exhibition Hall, Gangnam-gu Seoul, Korea Selatan. Produk Indonesia yang paling banyak diminati yaitu kopi dan minuman herbal.

Foto: Unsplash

(Ag/Ag)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *