Billboard Global 200 Jadi Rumah Nyaman Rose BLACKPINK & Jungkook BTS
Billboard Global 200 menjadi rumah nyaman bagi dua artik Korea Selatan. Tahun lalu Jungkook BTS seperti tak tergoyahkan di nomor #1 chart, kini dia dibayangi Rosé BLACKPINK.
Tahun 2024 banyak diakui menjadi tahunnya Rosé. Lagu APT. viral banget dan sampai sekarang masih jadi lagu yang duduk di puncak tangga lagu Billboard Global 200 dan Global Excl. U.S. selama tujuh minggu berturut-turut.
Baca Juga: Terbaru Rose Kalahkan Rekor PSY Lewat APT
Prestasi itu bikin Rosé setara dengan apa yang diraih Jungkook BTS lewat Seven tahun lalu. Kalau pekan depan si member BLACKPINK masih bisa bertahan, fix rekor Jungkook terkalahkan!
Di beberapa chart Billboard lainnya, APT. juga mengalami kenaikan posisi. Di chart Pop Airplay contohnya, lagu yang dinyanyikan Rosé bersama Bruno Mars itu ada di posisi #11 di pekan ketujuhnya. Pop Airplay merupakan chart pemutaran lagu di 40 stasiun radio mainstream teratas di Amerika Serikat.
Di chart Radio Songs, yang mencatat pemutaran lagu di seluruh AS di semua genre musik, APT. ada di peringkat #26. Rosé mengalahkan rekornya sendiri sebagai solois K-Pop perempuan dengan ranking tertinggi di dua chart radio tersebut.
Baca Juga: Jungkook BTS Catat Rekor di Inggris Dari Karier Solo
Di pekan kedua Desember 2024 ini, APT. kembali merangkak naik ke posisi #17 di chart Billboard Hot 100. Di Digital Song Sales lagu itu menempati peringkat #3 dan #20 di chart Streaming Songs.
Selain APT., lagu dari album ‘rosie’ yang udah mejeng di chart Billboard saat ini termasuk Number One Girl. Single kedua dari album itu sekarang ada di posisi #31 Global Excl. U.S. dan #47 di Global 200 pada pekan keduanya.
Di chart domestik Korea Selatan Melon, lagu-lagu dari album ‘rosie’ juga bersinar di Top 100. APT. ada di posisi #2 sementara Toxic Till The End, title track dari album ‘rosie’, udah masuk 10 besar dengan menempati posisi #6 dilihat Kamis (12/12/2024). Number One Girl santuy di peringkat #29 chart hari ini.
Foto: detikcom
(Ag/Ag)

Leave a Reply