Hanya Latihan Dua Kali, Timnas Korsel Harus Hadapi Irak di Kualifikasi Piala Dunia
Tidak ada alasan bagi tim sepak bola korea selatan saat melawan Irak pekan ini hanya dengan melawan Irak pekan ini.
Pertandingan yang merupakan pertandingan kualifikasi Piala Dunia itu, berbanding terbalik dengan Tim Irak. Menurut pelatih kepala Paulo Bento, dikutip Yonhap, Rabu 1 September 2021, kondisi ini tidak boleh mengubah apapun.
Irak yang dipimpin pelatih Dick Advocaat itu mulai berlatih 9 Agustus di Spanyol. Kemudian melanjutkan persiapan pertandingan di Turki.
Baca Juga: Klubnya Kalah Telak, Tapi Asnawi Justru Dipuji
Bento mengakui itu bisa menjadi keuntungan bagi lawannya. “Kami harus mempersiapkan permainan kami dengan kondisi yang kami miliki. Kami tahu bahwa tidak mudah untuk mempersiapkan pertandingan ketika beberapa pemain tiba dua hari sebelum pertandingan. Tapi itu adalah konteks yang kami miliki, dan kami harus menyesuaikan diri dengan konteks semacam ini. Itu tidak bisa menjadi alasan bagi kami.”
Bento membuka kamp pelatihan pada Senin, 30 Agustus 2021 di National Football Center (NFC), Paju, utara Seoul, Korea Selatan. Sayangnya, empat pemain yang berbasis di Eropa, termasuk Son Heung-min dari Tottenham Hotspur, hanya datang ke NFC pada Selasa sore. Dikarenakan habis membela klub mereka di akhir pekan.
Latihan pertama untuk seluruh tim akhirnya baru bisa berlangsung pada Rabu pagi, 1 September 2021. Sedangkan kesempatan terakhir bagi mereka untuk Latihan adalah Kamis pagi, 2 September 2021. Yang mana, pada malam harinya, kedua tim akan bertanding.
“Kami tahu dari awal kondisi seperti apa yang akan kami hadapi. Jadi kami perlu mengatur solusi terbaik untuk pemain kami untuk setiap pertandingan. Dan tidak ada yang lain,” lanjut Bento.
“Hari-hari kami harus bersiap untuk pertandingan, kami harus memanfaatkan hari-hari itu. Saya yakin tentang apa yang bisa kami lakukan di kualifikasi ini. Saya percaya pada para pemain kami,” tambahnya.
Ini akan menjadi pertandingan Grup A pertama bagi kedua negara di babak ketiga kualifikasi Asia untuk Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. Ada dua grup yang terdiri dari enam negara. Dua tim teratas dari masing-masing grup akan memperebutkan tempat di turnamen empat tahunan tersebut.
Sedangkan terbaik ketiga dari masing-masing group akan memperebutkan 1 tempat melalui pertandingan playoff.
Baca Juga: Tinggalkan Divisi 2, Lee Jae-sung Dikontrak FSV Mainz 05
Korea Selatan telah bermain di setiap Piala Dunia sejak 1986. Sedangkan Bento telah memimpin Korea Selatan selama tiga tahun. Hal berbeda dialami Irak yang bulan lalu dipegang oleh Dick Advocaat yang menggantikan Srecko Katanec. Korsel akan menjadi lawan pertama bagi Advocaat yang melatih Korsel di Piala Dunia 2006.
Bento mencatat bahwa Irak telah bermain dalam sistem taktis yang berbeda. Maka akan sulit untuk memprediksi perubahan apa yang akan dibawa oleh Advocaat.
“Kami tahu mereka banyak menggunakan direct game, dengan tingkat agresivitas tinggi untuk menaklukkan bola kedua,” kata Bento.
Bento yakin timnya mampu menghadapi Irak yang kuat dalam bertahan dam punya intensitas tinggi.
Foto: Yonhap
(Ag/Ag)

Leave a Reply