NFT Mulai Diadopsi oleh Industri Film Korea
Sebagian warga dunia mulai memusatkan perhatiannya pada NFT. Di Korea Selatan, produk turunan dari kripto ini mulai diadopsi oleh industri film. Walau sebatas pada film dengan basis penggemar yang kuat.
NFT adalah kependekan dari Non-fungible Token, yang merupakan aset digital yang unik dan tidak dapat dipertukarkan. Token ini menjamin kepemilikan konten tertentu dan dapat diperdagangkan di pasar dengan nilai perubahan token tergantung pada permintaan pasar.
Baca Juga: Setelah ‘Parasite,’ Choi Woo-shik Jadi Polisi Elit di Film “The Policeman’s Lineage”
NFT digunakan sebagai bukti kepemilikan barang yang dapat dibeli dengan mata uang kripto. Barang yang dapat dibeli meliputi beragam media, mulai dari karya seni, klip video, musik, dan sebagainya.
Selain itu, NFT juga umumnya muncul dalam format digital, seperti Joint Photographic Experts Group (JPEG), Portable Network Graphics (PNG), Graphics Interchange Format (GIF), dan lainnya.
Dikutip dari The Korea Herald, 15 Januari 2021, NFT mulai diadopsi dalam sistem pemasaran untuk menarik lebih banyak penonton film Korea Selatan. Namun, sistem NFT baru digunakan untuk judul-judul film dengan basis penggemar solid untuk memastikan kesuksesannya.
Lotte Cinema dan Warner Bros bersama-sama memberikan barang dagangan NFT kepada 30.000 orang pertama yang membeli tiket film The Matrix Resurrections yang rilis pada 22 Desember 2021.
Penonton bioskop bisa mendapatkan salah satu dari enam produk NFT bertema Matrix yang berbeda dengan mengajukan permohonan untuk menerimanya secara terpisah setelah membeli tiket film.
Juru Bicara Operator Lotte Cinema menyebutkan, penonton telah mengajukan permohonan untuk barang dagangan NFT karena alasan penasaran dan tren.
Pada Desember lalu, film Long Day yang disutradarai oleh Cho Sung-kyu, juga mulai menjual barang dagangan NFT di platform My Pics dan Klip Drops of Ground X. Barang dagangan yang dijual di platform tersebut termasuk dua poster yang ditandatangani dan adegan eksklusif film.
Baca Juga: Film Korea ‘Spiritwalker’ Dibuat Ulang Produser Transformers
“Kami mengantisipasi NFT untuk membuka kemungkinan baru di pasar film, yang telah stagnan karena Covid-19,” kata Cho saat merilis produk khusus.
Distributor film, NEW, mengumumkan bahwa mereka telah mulai menjual 3.000 NFT Seni Generatif, yang dibuat dengan IP dari film Special Delivery di platform NFT Open Sea.
“Sistem ini berbeda dari barang dagangan NFT sederhana. Biasanya kami menjual NFT dari poster yang ada. Kami menciptakan karya seni baru yang memiliki nilai dalam dan dari diri mereka sendiri. Masing-masing dari 3.000 karya seni berbeda. Mereka memiliki latar belakang yang berbeda, warna rambut, pakaian dan sebagainya,” kata juru bicara NEW.
Dia menambahkan bahwa karena keunikan ini beberapa karya seni sudah dijual kembali di platform NFT dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Distributor film menambahkan bahwa NFT juga merupakan cara baru untuk meningkatkan nilai intelektual propertinya (IP). Setiap kali NFT diperdagangkan, kami bisa mendapatkan jumlah tertentu karena kami adalah pemegang IP. “Jadi, kami juga berencana untuk menerapkan teknologi ini tidak hanya untuk film yang akan datang tetapi juga film yang keluar di masa lalu,” jelasnya.
Foto: The Korea Herald
(Ag/Ag)

Leave a Reply