68 Negara Sepakati Deklarasi Seoul untuk Atasi Perubahan Iklim
Konferensi P4G 2021 berakhir pada Senin malam, 31 Mei 2021, waktu Korea Selatan. Dalam konferensi tersebut, para pemimpin mengadopsi ‘Deklarasi Seoul’ yang memuat komitmen masyarakat internasional untuk mengatasi krisis perubahan iklim.
Dikutip dari KBS, beberapa poin di dalam ‘Deklarasi Seoul’ di antaranya komitmen untuk menekan peningkatan suhu bumi lebih dari 1,5 derajat Celsius, penggantian ke sumber energi bebas batu bara, dan menanggulangi masalah sampah plastik di laut.
Baca Juga: Korea Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah COP28 Tahun 2023
“KTT P4G ini memiliki arti besar karena negara kita telah memimpin respons iklim internasional sambil memainkan peran penting sebagai jembatan antara negara maju dan negara berkembang yang memiliki kondisi dan pandangan berbeda,” kata Chung Eui-yong, Menteri Luar Negeri Korea Selatan dalam jumpa pers tentang hasil KTT tersebut, dikutip Yonhap, Selasa, 1 Juni 2021.
Para pempimpin negara juga sepaham bahwa krisis iklim menimbulkan berbagai masalah bukan hanya bagi lingkungan hidup, namun juga ekonomi, masyarakat, keamanan dan hak asasi manusia. Mereka juga sependapat untuk mengatasi masalah COVID-19 melalui pemulihan hijau.
Walaupun konferensi kali ini dilaksanakan secara virtual akibat pandemi COVID-19, Korea Selatan sebagai tuan rumah menerima penilaian positif karena mampu menunjukkan komitmennya menghadapi masalah perubahan iklim. Dinilai dari segi pelaksanaan konferensi, Korea Selatan menunjukkan kecanggihan teknologinya dengan penggunaan AR dan VR.
Baca Juga: Reunifikasi Semenanjung Korea Melalui Think Tank 2022
Sementara itu, Konferensi P4G di Seoul kali ini yang dihadiri oleh 68 orang pemimpin negara, termasuk Presiden Moon Jae-in, Perdana Menteri China Li Keqiang, dan para kepala badan internasional lainnya, digelar secara virtual akibat pandemi COVID-19 yang masih merebak. Setelah konferensi di Seoul, tugas sebagai tuan rumah konferemsi P4G pada 2 tahun mendatang diserahkan kepada Kolumbia.
Sebelum pengadopsian Deklarasi Seoul, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in memimpin diskusi bersama 13 pemimpin negara lainnya, termasuk Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat untuk Urusan Iklim John Kerry, menyangkut 3 isu penting, yakni pemulihan hijau dari COVID-19, kerja sama internasional, serta penguatan kerja sama pemerintah – sipil untuk netralitas karbon.
Foto: KBS
(Ag/Ag)

Leave a Reply