Festival Film Internasional Busan Rangkul Konten Streaming
Festival Film Internasional Busan (BIFF) membuka pintunya untuk konten orisinal non-teater dari layanan streaming online. Kali pertama setelah 26 tahun.
“Hal ini bertujuan untuk secara tepat mencerminkan keadaan pasar saat ini, yang berkembang secara multi-arah, sambil merangkul aliran dan nilai sinema yang diperluas,” kata perwakilan BIFF, dikutip Yonhap, Jumat, 27 Agustus 2021.
Langkap BIFF tidak sendirian. Setidaknya ada Festival Film Internasional Venesia dan Festival Film Internasional Toronto yang juga menjalankan program serupa untuk serial TV atau film yang dibuat untuk platform streaming.
BIFF yang merupakan acara perfilman terkemuka di Asia, akan menghadirkan kategori khusus untuk penayangan konten di layanan streaming secara perdana. Mencakup “On Screen Section” yang menampilkan “seri drama yang sangat dinanti di platform streaming“.
Baca Juga: Dua Perusahaan Drama Korea Masuk ke Pasar AS
“Festival Film Internasional Busan tidak hanya mengakomodasi rilis teater tradisional, tetapi juga serial drama OTT (over-the-top), sehingga mampu menghadirkan karya yang lebih beragam dan berkualitas lebih tinggi kepada penonton serta jangkauan fandom-nya (basis penggemar) meluas,” sumber BIFF menambahkan.
Sejauh ini, “On Screen Section” hanyalah sebuah platform, bukan kompetisi untuk serial streaming. Tetapi, semua konten baru yang dipamerkan di festival akan menjadi pertunjukan perdana dunia atau pemutaran perdana di Asia.
Edisi pertama dari bagian tersebut akan menampilkan tiga serial. Dua di antaranya dari Netflix, yakni “Hellbound” dan “My Name.” Sedangkan dari HBO ada “Forbidden.” Mereka diundang ke bagian “On Screen” perdana BIFF tahun ini.
“Hellbound” banyak dinanti penggemar drama Korea karena disutradarai Yeon Sang-ho, sutradara yang sama untuk “Train to Busan.” Genrenya pun serupa, yakni serial thriller supernatural.
Baca Juga: Berikut Daftar Lengkap Pemenang Baeksang Awards 2021
Berdasarkan webtoon populer Korea yang dibuat bersama oleh Yeon, serial ini menceritakan kisah peristiwa supernatural di mana orang-orang tiba-tiba menerima kutukan neraka, yang mendorong pembentukan kelompok agama yang disebut Gereja Kebenaran Baru, yang memperoleh pengikut di tengah kekacauan.
Serial ini dibintangi oleh Yoo Ah-in, Park Jeong-min, Kim Hyun-joo, Won Jin-a, Yang Ik-june, Kim Do-yoon, Kim Sin-rock, Ryu Kyung-soo dan Lee Re.
Seri kedua Netflix yang tayang di BIFF adalah “My Name.” Sutradaranya Kim Jin-min, yang sebelumnya menarik pengikut regional yang kuat melalui serial Netflix populernya, “Extracurricular”.
Serial ini bergenre action-noir dengan narasi yang dipimpin wanita (diperankan oleh Han So-hee), yang menyusup ke polisi menggunakan nama palsu untuk mengungkapkan rahasia kematian ayahnya dan untuk membalas dendam. “My Name” dibintangi oleh Park Hee-soon, Ahn Bo-hyun, Kim Sang-ho, Lee Hak-ju dan Jang Yull.
Sementara, “Forbidden”, ditukangi sutradara Thailand Anucha Boonyawatana, pemenang Penghargaan Kim Jiseok Busan pada tahun 2017. Juga disutradarai oleh sutradara Korea-Amerika Josh Kim, yang meraih film internasional terbaik Thailand yang masuk Oscar di tahun 2015 melalui How to Win at Checkers (Every Time).”
“Forbidden” menceritakan kisah empat teman yang melakukan perjalanan dari Bangkok ke desa pegunungan terpencil untuk salah satu pemakaman ayah mereka, di mana peristiwa supranatural terjadi.
Baca Juga: Song Joong-ki: Jangan Tiru Sosok Vincenzo yang Terlihat Seperti Pahlawan
Aktor-penyanyi Thailand yang sedang naik daun, Kritsanapoom Pibulsonggram membintangi serial ini. Pemutaran film di Busan akan menjadi pertunjukan perdananya di dunia.
Festival Film Internasional Busan berlangsung 6-15 Oktober 2021. Penyelenggara belum mengumumkan apakah festival akan menjadi acara fisik atau daring.
Foto: Cinema Escapist
(Ag/Ag)

Leave a Reply