Juara K-League Jeonbuk Melepas Pelatihnya Jose Morais
Di akhir masa kontrak, Jose Morais yang 2 tahun terakhir melatih Jeonbuk Hyundai Motors memutuskan untuk meninggalkan Stadion Jeonju World Cup.
Konfirmasi ini telah disampaikan oleh Jeonbuk hari Minggu, 6 Desember 2020. Klub yang berdiri tahun 1993 itu, bersama Morais telah meraih kejuaraan K-League berturut-turut pada 2019 dan 2020. Bahkan mampu menambahkan gelar Piala FA Korea tahun ini untuk melengkapi gelar “double” pertama bagi Jeonbuk.
Pada awal November, Morais mengatakan kepada situs berita Portugis Radio Renascenca bahwa dia tidak berniat untuk tinggal di Korea Selatan setelah kontrak Jeonbuk-nya berakhir. Dia telah berbicara dengan Jeonbuk tentang rencananya tersebut.
Baca Juga: 5 Klub Sepak Bola Tersukses di Korea Selatan
Perpisahan benar-benar terjadi setelah Jeonbuk menyelesaikan Liga Champions Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mereka pada hari Jumat di Qatar. Sayangnya, mereka tersingkir di babak penyisihan grup. Kegagalan ini sekaligus mengubur impian Lee Dong-gook dkk untuk meraih “treble” tahun ini.
Dalam 85 pertandingan selama dipimpin Morais, Jeonbuk membukukan 51 kemenangan, 21 seri dan 13 kekalahan.
“Saya memiliki pengalaman tak terlupakan di sini. Saya akan selalu menghargai kenangan yang telah saya bangun di K League bersama Jeonbuk,” kata Morais dalam pernyataan yang dirilis oleh Jeonbuk yang dirilis oleh Yonhap.
Jeonbuk mempersembahkan kepada Morais, pelatih kepala asing pertama dalam sejarah klub, dengan plakat dan hadiah.
Asisten Kepala Morais, Kim Sang-sik, disebut-sebut sebagai calon pengganti Morais.
Sejauh ini, Jeonbuk yang dimiliki Hyundai Motor Company itu, sudah mengamankan 8 piala K-League, 4 piala FA, dan 1 piala Liga.
(Ag/Ag)


Leave a Reply