The Glory Jadi Trending, Simak Beberapa Faktanya
The Glory menjadi salah satu drama Korea (drakor) yang menyita perhatian di ujung 2022 sampai awal 2023 ini. Bagaimana kisah Song Hye Kyo sebagai bintang di drama bergenre thriller ini?
The Glory mengisahkan tentang Moon Dong Eun (Song Hye Kyo) yang menjadi korban bullying (perundungan) di sekolah. Dalam perjalanannya, ia merencanakan balas dendam kepada para pelaku perundungan dengan terencana dan detail.
Baca Juga: Song Hye-kyo Berkolaborasi Kembali dengan Kim Eun-sook untuk The Glory
Dong-eun tak tahan dan memutuskan untuk meninggalkan bangku sekolah. Bahkan ibunya pun tidak membelanya. Ia memutuskan untuk bekerja kasar sembari belajar supaya bisa melanjutkan sekolah. Ternyata, bekerja yang ia lakukan ini punya motivasi untuk menabung yang nantinya dipakai untuk biaya membalas dendam.
Ketika berhasil masuk perguruan tinggi dan lulus, Moon Dong-eun dewasa lalu bekerja sebagai seorang guru sekolah dasar (SD). Penantian dan rencana besar yang telah dia susun secara perlahan menemui titik terang.
Pasalnya, rencana balas dendam itu baru akan dieksekusi setelah teman-teman masa remaja Dong-eun telah menikah dan punya anak. Momen itu pun akhirnya tiba seiring dengan anak-anak pelaku perundungan telah masuk SD.
Dong-eun kemudian menjadi wali kelas dari anak-anak orang yang menyiksanya di masa lalu. Rencana balas dendam itu pun siap dieksekusi dengan sungguh-sungguh.
Ambisi keji itu semakin berbahaya lantaran jiwa Dong-eun telah lama mati akibat rentetan kekerasan penuh trauma yang dihadapinya semasa muda.
Selain Song Hye-kyo, The Glory juga diramaikan dengan penampilan Lee Do-hyun, Im Ji-yeon, Yeom Hye-ran, Park Sung-hoon, dan Jung Sung-il. Mereka berperan sebagai orang-orang yang terlibat dalam masa lalu kelam Dong-eun.
Im Ji-yeon menjadi salah satu aktris yang memerankan karakter penting bernama Park Yeon-jin. Di masa lalu, Yeon-jin memimpin teman-temannya untuk merundung Dong-eun berulang kali.
Aksi perundungan itu dibantu oleh temannya, Jeon Jae-joon (Park Sung-hoon) yang terkenal egois. Upaya balas dendam itu juga melibatkan Ha Do-young (Jung Sung-il), suami Yeon-jin sekaligus CEO perusahaan konstruksi.
The Glory ditulis oleh Kim Eun-sook, penulis berbagai drama Korea populer. Beberapa di antaranya, Descendants of the Sun (2016), Goblin (2016), Heirs (2013), dan Secret Garden (2010).
Sementara itu, Ahn Gil-ho dipercaya sebagai sutradara The Glory. Ia sebelumnya dikenal lewat drama Happiness (2021), Memories of the Alhambra (2018), dan Record of Youth (2020).
Kim Eun-sook mengungkapkan kisah The Glory terinspirasi kejadian di dunia nyata. Ia mengaku semua itu bermula ketika mendapatkan pertanyaan mengejutkan dari anak perempuannya yang duduk di kelas 11.
Pertanyaan mengejutkan itu dilontarkan satu hari setelah anak perempuannya itu membahas kekerasan di sekolah.
“Apakah ibu akan lebih merasakan sakit jika aku memukul orang lain sampai mati, atau dipukul sampai mati?” kata Kim Eun-sook menirukan pertanyaan anaknya.
“Setelah itu, saya jadi memiliki begitu banyak ide dan langsung menyalakan komputer. Begitu kurang lebih bagaimana drama ini hadir,” jelasnya.
Setelah mendapat pertanyaan sang anak, Kim Eun-sook juga membaca banyak unggahan dari para korban kekerasan di sekolah. Dari sana, ia menyadari para korban menginginkan permintaan maaf yang tulus, bukan kompensasi.
The Glory Part 1 berisi delapan episode yang tayang pada 30 Desember di Netflix. Sementara, delapan episode lainnya akan tayang dalam Part 2 pada Maret 2023.
Melansir Allkpop, The Glory berhasil mencetak prestasi baru dengan menempati posisi ke-9 di chart Netflix hanya dalam waktu satu hari setelah perilisan perdananya pada Jumat, 30 Desember 2022. Bahkan, posisi tersebut juga terus naik seiring berjalannya waktu.
Baca Juga: Berikut 7 Drakor Baru di Bulan Maret 2021
Meskipun memiliki judul ‘The Glory’, serial ini justru memiliki plot cerita yang intens dan cukup gelap. Bahkan, The Glory juga diberi rating 19+. “Alasan kami beri label 19+ karena ada pelecehan verbal dan kisah kekerasan di sekolah yang ekstrem,” ucap Kim Eun-sook.
“Ini juga karena kisah balas dendam pribadi, bukan balas dendam dengan sistem peradilan. Kami dalam posisi menolak balas dendam secara pribadi, jadi kami pikir filosofi itu harus 19+,” Eun-sook menjelaskan.
Ia kemudian mengatakan kisah dalam The Glory bisa membuat drama itu nantinya jadi top of mind penonton untuk tontonan bertema pembalasan dendam.
“Ketika memikirkan cerita balas dendam, bukankah nomor satu John Wick, nomor dua Taken, dan nomor tiga The Glory? Saya meminta yang berusia di atas 19 tahun menonton drama ini. Saya percaya bahwa orang dewasa yang dapat menilai dengan baik harus menonton proyek ini,” kata Kim Eun-sook.
Foto: layar.id
(Ag/Ag)

Leave a Reply