Album G-Dragon Terjual 600 Ribu Kopi dalam Sehari
Karya baru G-Dragon dinanti banyak penggemarnya. Terbukti dengan penjualan fantastis untuk album terbaru leader BIGBANG itu.
Dilansir dari RaoNews, manajemen Galaxy Corporation mengkonfirmasi album berjudul Übermensch itu telah terjual 639.176 kopi di hari perilisan tanggal 25 Februari saja. Data tersebut didapatkan dari situs musik Hanteo Chart.
Baca Juga: Lagu Crooked G-Dragon Jadi Suara Protes Pemakzulan Presiden Korsel
Angka penjualan hari pertama album Übermensch mengalahkan rekor penjualan G-Dragon untuk album mini Kwon Ji Yong (2017). Kala itu EP-nya berhasil terjual 46.397 kopi sepanjang 24 jam setelah perilisan.
Di luar penjualan fisik, performa lagu-lagu dalam album Übermensch secara digital juga gacor banget. Pada tanggal 27 Februari, dua hari setelah perilisan, album ini sempat mejeng di nomor #1 iTunes Top Album Charts di lebih dari 28 region.
Baca Juga: G-Dragon Turut Topang BABYMONSTER Saat Cetak Rekor Lewat Album DRIP
Cowok yang dikenal juga dengan nama GD itu nomor satu di Indonesia, Japan, Thailand, Taiwan, Macau, Prancis, Swedia, Kanada, Norwegia, Rusia, Finlandia, Singapura, Hong Kong, Mexico, Brasil, Malaysia, Filipina, Vietnam, Bahrain, Brunei, Chile, Mongolia, Oman, Peru, Arab Saudi, Slovakia, Turki, hingga Uni Emirat Arab.
Di Korea Selatan, album Übermensch juga masuk ke chart Melon Top 100. Dilihat Minggu (2/3/2025), title track TOO BAD udah ada di posisi #1, menggeser HOME SWEET HOME yang dirilis GD duluan dan udah ada di posisi puncak selama beberapa pekan terakhir.
Lagu TAKE ME ada di posisi #12, disusul POWER di posisi #23 (turun cukup jauh dari peringkat pekan lalu). Track DRAMA duduk di posisi #31, IBELONGIIU di posisi #36, GYRO-DROP di peringkat #40, dan BONAMANA di posisi #45.
Baca Juga: G-Dragon Kolaborasi dengan Label Musik Palestina Lahirkan POWER
Übermensch merupakan album studio ketiga G-Dragon, berselang 12 tahun setelah perilisan COUP D’ETAT. Lewat keterangan pers yang diterima detikcom disebutkan G-Dragon kembali berkolaborasi dengan label asal Palestina, EMPIRE, buat album ini.
EMPIRE merupakan label rekaman milik Ghazi Shami, seorang pengusaha Palestina, yang sejak genosida Israel terjadi selalu bersuara soal perjuangan masyarakat di sana. Kolaborasi dengan G-Dragon disebut Ghazi Shami karena punya misi yang sama.
Foto: genius
(Ag/Ag)

Leave a Reply