Bergabung Februari 2021, Asnawi Sudah Jadi Pemain Terbaik dan Jadi Duta Pariwisata Korea

Korea Tourism Organization (KTO) beberapa waktu lalu menunjuk Asnawi Mangkualam Bahar sebagai duta pariwisata. Pemain sepak bola Indonesia yang kini bermain di Liga 2 Korea itu, akan mempromosikan wisata korea.

Pada 12 Mei 2020, KTO menjalin kerja sama dengan Kota Ansan dan klub sepak bola Ansan Greeners FC untuk mempromosikan pariwisata Korea di Indonesia melalui olahraga sepak bola. KTO berharap melalui Asnawi yang memperkuat Greeners sejak 1 Februari 2021 itu, akan meningkatkan daya tarik pariwisata Korea di Indonesia, khususnya di bidang wisata olah raga.

Baca Juga: Son Kembali Pimpin Pasukan Taeguk di Kualifikasi Piala Dunia

“Kami berharap penunjukan Asnawi sebagai duta kehormatan ini dapat meningkatkan minat masyarakat Indonesia terhadap sepak bola Korea, termasuk K-League. Sehingga ketika pariwisata internasional pulih nanti, wisata olahraga Korea pun akan ikut popular,” kata Yang Su Bae, Direktur KTO Jakarta.

Tidak butuh lama bagi Asnawi untuk beradaptasi dengan atmosfer Liga Korea. Perannya diakui oleh staf pelatih dan sesama anggota tim. Tidak hanya membantu pertahanan, bek kanan itu tidak segan merangsek membantu serangan. Bahkan belum lama, mencetak assist.

Belum lama, Asnawi dinobatkan sebagai pemain terbaik K-League 2 periode April 2021. Pemain yang bisa ditempatkan di beberapa posisi ini, terpilih dalam sebuah jejak pendapat, dan mengalahkan Kim Hyun-wook (Jeonnam Dragons), Nelson Junior (FC Anyang), serta Patou (Daejeon Citizen FC).

Baca Juga: Asnawi Gabung Klub Korea Selatan: Keterlibatan Shin Taeyong & Netizen Indonesia

Catatan gemilang ini membuat popularitasnya menanjak. Bahkan pemain kelahiran Makassar dengan tinggi 174 cm itu dijuluki ‘Park Ji-Sung dari Indonesia.’ Ji-Sung (40) yang selama 7 musim memperkuat Manchester United mendapat julukan Three-lungs Park atau Park dengan tiga paru-paru. Hal itu karena dia bermain di banyak posisi dan tampil penuh energi, seperti tidak pernah kehabisan tenaga. Kiranya hal inilah yang kerap disandingkan dengan pola permainan Asnawi.

Selain ingin mempromosikan pariwisata olahraga Korea, KTO berharap dapat mengembangkan infrastruktur pariwisata ramah Muslim, serta memperluas produk pariwisata untuk kota Ansan. Setelah pandemi, pemerintah Korea ingin Ansan menjadi kota yang lebih populer terkait K-League dan kunjungan penonton ke stadion.

Foto:  Korea Tourism Organization

(Ag/Ag)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *