PTBA Putuskan Tambah Armada Kapal untuk Tingkatkan Ketahanan Energi
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melalui PT Bukit Prima Bahari (BPB) memutuskan menambah armada kapal untuk angkutan batu bara.
BPB adalah perusahaan afiliasi PTBA yang bergerak di bidang transportasi laut. Penambahan tersebut meliputi 3 rangkaian tugboat (kapal penarik) dan barge (tongkang) untuk meningkatkan kapasitas angkutan transhipment (pemindahan muatan) batu bara.
Baca Juga: Kadin Sumsel Beri Penghargaan ke PTBA Berkat Konsistensinya Mendukung UMKM
“Penambahan armada BPB ini akan membantu PTBA dalam mencapai target produksi dan penjualan yang telah ditetapkan dalam rangka menghadirkan energi tanpa henti untuk negeri,” kata Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Arsal Ismail, Kamis, 25 Juli 2024.
Tiap tugboat dilengkapi dengan mesin berdaya tarik 2×1100 HP, dan barge ukuran 300 ft yang berkapasitas 7.500 Metrik Ton (MT).
Usai penambahan armada, saat ini BPB memiliki 4 rangkaian tugboat dan barge yang masing-masing berkapasitas 7.500 MT.
Baca Juga: Pertama di Dunia, PTBA dan BRIN Kembangkan Batu Bara Jadi Baterai Li-ion
“Dengan penambahan armada tersebut, kami dapat semakin meningkatkan layanan sekaligus berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional,” kata Direktur Utama PT Bukit Prima Bahari (BPB), Yanny RM Ondang.
BPB melayani pemindahan muatan batu bara PTBA dari Dermaga Kertapati menuju Tanjung Kampeh dan pelabuhan lainnya di area Sungai Musi.
Sejalan dengan rencana PTBA untuk meningkatkan produksi dalam rangka mempercepat monetisasi cadangan batu bara, BPB berencana untuk meningkatkan armadanya secara bertahap hingga 48 rangkaian tugboat dan barge pada 2029.
Foto: PTBA

Leave a Reply