BTS Terima Paspor Diplomatik, Apa Hebatnya?
Anggota BTS, boy group asal Korea Selatan resmi menerima Paspor Diplomatik sekaligus menjadi utusan khusus presiden untuk generasi dan budaya masa depan Korsel.
Dikutip dari The Korea Herald, serah terima tersebut langsung dilakukan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada hari Selasa, 14 September 2021 di Kantor Kepresidenan Korsel. Selanjutnya, ketujuh cowok kece ini akan menemani Moon ke markas besar PBB di New York City untuk menghadiri Majelis Umum PBB ke-76, Senin 20 September 2021.
Pada kesempatan tersebut, BTS akan berbicara dan tampil online di SDG (Sustainable Development Goals) Moment 2021, pertemuan tahunan para pemimpin dari 193 negara anggota dan pengamat yang didedikasikan untuk tujuan pembangunan berkelanjutan PBB. Kehadiran BTS sendiri merupakan prakarsa dari PBB.
Baca Juga: BTS dan Megan Thee Stallion Rilis ‘Butter’ Versi Remix
“PBB meminta apakah saya dapat menghadiri pertemuan SDG khusus atas nama para pemimpin nasional lainnya, bersama dengan BTS atas nama pemuda global,” kata Moon.
Undangan tersebut, menurut Moon, sekaligus menunjukkan status Korea Selatan di kancah dunia. Dan tentu ada peran BTS di sana yang melalui karyanya turut meningkatkan profil bangsa Korea.
Lalu Moon melanjutkan, kehadiran BTS di Majelis Umum PBB kali ini diharapkan menjadi kesempatan berarti untuk memperluas komunikasi dengan generasi masa depan di seluruh dunia, dan menarik simpati mereka pada isu-isu internasional utama.

Tak lupa Moon mengucapkan selamat kepada BTS atas kesuksesan mereka baru-baru ini di Billboard dengan “Butter,” terutama untuk merebut kembali tempat No. 1 di chart Hot 100 dan baru-baru ini memenangkan tiga trofi di MTV Video Music Awards. “BTS telah sangat meningkatkan martabat nasional dengan meningkatkan status budaya K-pop dan Korea, dan saya berterima kasih dalam banyak hal.”
Baca Juga: Sebuah Jembatan Jadi Terkenal Gegara BTS
Ibu Negara Korea Selatan Kim Jung-sook, yang menemani Moon, juga menyampaikan apresiasi atas kerja band tersebut. “Generasi kami belajar bahasa Inggris dengan mendengarkan lagu-lagu pop, tetapi sekarang audiens global belajar bahasa Korea untuk memahami lagu-lagu BTS,” katanya.
Pemimpin BTS RM mengatakan, “Merupakan suatu kehormatan besar, baik sebagai individu maupun warga negara, untuk dapat menyandang gelar utusan khusus presiden untuk generasi dan budaya masa depan. Kami selalu berpikir tentang bagaimana kami dapat memberi lebih banyak dan membalas cinta yang telah kami terima, dan kami hanya bersyukur bahwa Presiden telah memberi kami kesempatan besar. Kami akan melakukan yang terbaik sebagai utusan khusus.”
Kunjungan ke PBB mendatang menandai pengalaman ketiga BTS ke Majelis Umum PBB. Pada tahun 2018, mereka hadir untuk upacara peluncuran program Generation Unlimited dari UNICEF. Lalu tahun lalu dalam sebuah video yang direkam sebelumnya, ketujuh musisi itu mendesak kaum muda di seluruh dunia untuk mengejar impian mereka meskipun menghadapi tantangan pandemi COVID-19.
Sebagai penutup pertemuan, RM menambahkan, “Seperti yang pernah kami lakukan di PBB sebelumnya, kami akan kembali setelah berhasil menyelesaikan pekerjaan kami dengan semangat dan semangat muda kami, seperti biasa. Kami bersyukur diberi tanggung jawab seperti itu.”
Baca Juga: BTS Jadi Musisi dengan Penjualan Album CD Terbanyak di AS
Apa Itu Paspor Diplomatik?
Apa istimewanya paspor diplomatik berwarna merah yang kini dipegang oleh masing-masing anggota BTS? Dikutip dari website passport.go.kr, mereka yang bisa menerima paspor diplomatik adalah mantan Presiden dan Presiden/Presiden Majelis Nasional/Kepala Mahkamah Agung/Kepala Mahkamah Konstitusi/Perdana Menteri/Menteri Luar Negeri saat ini.
Pejabat publik dari Kementerian Luar Negeri dan pasangannya, serta anak yang belum menikah di bawah usia 27 tahun. Serta orang-orang sebagai utusan khusus yang ditunjuk presiden, perwakilan pemerintah dan anggota dari sebuah misi dengan tugas khusus, dalam hal ini seperti BTS.
Mereka yang memegang paspor diplomatik Korea Selatan bisa bebas bepergian ke lebih dari 100 negara tanpa menggunakan Visa. Tapi perlu diingat, mereka yang memegang paspor ini tidak diperbolehkan bepergian atas urusan pribadi dengan memakai paspor diplomatik.
Kebijakan negara satu dan lainnya berbeda terkait keuntungan yang diberikan bagi pemegang paspor diplomatik. Namun, dengan status ini, mereka mendapat pelayanan kelas satu dan boleh menggunakan lounge diplomatik yang bisa digunakan di banyak bandara, upgrade hotel dan juga penerbangan. Mereka yang memegang paspor diplomatik bisa mendapat akses khusus di bandara dan juga dibebaskan dari pajak yang timbul dari perjalanan ke luar negeri.
(Ag/Ag)

Leave a Reply