Di Tengah Pandemi, Tur Malam Istana Gyeongbok Akan Dimulai

Tur malam hari di Istana Gyeongbok, Korea Selatan akan dimulai bulan depan. Karena di tengah pandemi Covid-19, wisatawan yang datang akan dibatasi untuk masuk ke situs warisan budaya dunia UNESCO.

Istana Gyeongbok yang terletak di pusat Kota Seoul itu, akan menerima wisatawan dari 1 April hingga 31 Mei 2021. Menurut Administrasi Warisan Budaya (CHA), waktu berkunjung setiap hari Rabu hingga Minggu antara jam 19.00 sampai 21:30. Namun pada 30 April 2021, tur tidak akan beroperasi.

Lebih lanjut, CHA menginformasikan sebagaimana dikutip Yonhap, pihaknya akan membatasi total pengunjung harian menjadi 2.000 untuk masuk ke Istana yang didirikan tahun 1394 oleh seorang arsitek bernama Jeong do jeon itu. Pada musim gugur yang lalu, maksimal pengunjung masih boleh sampai 4.500 orang per hari. 

Baca Juga: Di Tengah Pandemi, Pulau Banwol yang Dicat Serba Ungu Mampu Sedot Wisatawan Lokal

Berkaca pada tur malam sebelumnya, Istana Gyeongbok juga mengadakan program Sisikgonggam, yang menawarkan cita rasa masakan kerajaan kuno dengan diiringi musik dan tarian tradisional.

Wisatawan mendapat kesempatan untuk menyicip lima makanan yang disajikan kepada raja dan ratu di Istana setiap hari. Misalnya, Chojobansang dan Joban untuk sarapan, Natgeotsang untuk makan siang, Seokban dan Yacham untuk makan malam.

Selama acara, pengunjung juga disajikan “Gungjungyabyeolcham” yang terinspirasi oleh “Yadasobangwa” meja jajanan malam hari untuk raja, yang terdiri dari bubur, makanan penutup, dan teh.

Setelah camilan kerajaan, pengunjung akan melanjutkan tur dengan mengunjungi gedung-gedung utama, seperti Aula Gyotaejeon, Paviliun Gyeonghoeru, dan Aula Geunjeongjeon.

Tiket dapat dipesan terlebih dahulu dengan harga masing-masing 3.000 won (USD2,65) di situs web e-commerce 11Street (ticket.11st.co.kr).

Baca Juga: Pandemi COVID-19 Mengarahkan Turis untuk Wisata Luar Ruang

Warga negara asing atau mereka yang berusia 65 ke atas juga dapat membeli tiket di tempat. Bagi yang datang mengenakan pakaian tradisional Korea “hanbok” akan diberikan tiket gratis.

Secara terpisah, juga akan ada Festival Budaya Kerajaan selama seminggu, 1-9 Mei. Agendanya menjelajahi istana peninggalan Dinasti Joseon seperti Istana Gyeongbok, Changdeok, Deoksu, Changgyeong dan Gyeonghui. Tidak ketinggalan Kuil Jongmyo, yang  semuanya berada di pusat kota Seoul.

Selama periode itu, wisata malam Istana Gyeongbok juga akan tersedia pada hari Senin (3 Mei) dan Selasa (4 Mei).

Istana Gyeongbok yang menjadi salah satu andalan wisata korea, merupakan istana utama dari Dinasti Joseon yang berkuasa di Korea tahun 1392-1897.  Istana ini termasuk dari lima istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti Joseon. Istana ini paling disukai raja-raja Dinasti Joseon dan menjadi satu-satunya istana di Korea yang menjadi warisan budaya dunia.

Foto: Menunjukkan Gyeonghoeru, sebuah paviliun di Istana Kerajaan Gyeongbok di pusat kota Seoul, pada malam hari (Yonhap).

(Ag/Ag)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *