Pandemi COVID-19 Mengarahkan Turis untuk Wisata Luar Ruang
Industri pariwisata dunia tersapu oleh badai pandemi COVID-19. Di Korea, tidak semua sektor pariwisata anjlok. Ada perubahan tren, kini banyak wisatawan memilih pelesir di luar ruangan di tengah pandemi.
Menurut data dari platform Organisasi Pariwisata Korea atau KTO (datalab.visitkorea.or.kr),seperti dikutip The Korea Herald, jumlah pengunjung ke kabupaten dan kota di Korea turun 18 persen pada tahun 2020 dibandingkan dengan 2019.
Namun, beberapa tempat aktivitas luar ruangan seperti tempat berkemah dan taman di dekat area Greater Seoul, mengalami peningkatan pengunjung.
Menurut T Map Service, operator seluler terbesar di negara itu, penelusuran untuk teater drive-in meningkat 144 persen pada tahun 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sementara penelusuran untuk situs kemah mengalami peningkatan 54 persen, situs pemancingan 42 persen, pantai umum 39 persen, dan klub golf 30 persen.
Sementara itu, penelusuran fasilitas dalam ruangan menurun. Penelusuran untuk kasino turun 62 persen, diikuti 59 persen untuk taman hiburan, 58 persen untuk arena pacuan kuda, dan 56 persen untuk museum sains.
Hingga tahun 2019, Everland dan Lotte World, dua taman hiburan besar di Korea, menempati dua tempat teratas untuk pencarian navigasi tujuan wisata. Namun, pada tahun 2020, Yeouido Hangang Park dan Eurwangni Beach masing-masing menempati posisi No. 1 dan No. 2.
Baca Juga: Rekomendasi 9 Tempat Wisata Populer di Korea Selatan
Pengunjung ke Incheon, tempat Bandara Internasional Incheon berada, mengalami penurunan terbesar dalam jumlah pengunjung, yakni turun sebesar 37 persen, diikuti oleh Pulau Ulleung, Provinsi Gyeongsang Utara di 31 persen.
Data menunjukkan bahwa skema jarak sosial yang dilakukan pemerintah sangat memengaruhi pola perjalanan masyarakat. Ketika skema jarak sosial yang ketat diberlakukan pada Maret, September dan Desember 2020, jumlah pengunjung ke kota dan kabupaten di Korea turun drastis.
Pengunjung ke Daegu di bulan Maret turun 57 persen, sedangkan Provinsi Gyeongsang Utara mengalami penurunan 44 persen, bersama dengan Pulau Jeju yang menandai penurunan 44 persen di bulan April, dibandingkan dengan periode yang sama dari tahun sebelumnya. Kota Seoul juga mengalami penurunan pengunjung sebesar 41 persen pada bulan Agustus dan Desember.
Data yang diberikan oleh penerbit kartu kredit BC Card menunjukkan bahwa konsumen menghabiskan lebih banyak uang untuk bermain golf pada tahun 2020 dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Tradisi Tahun Baru Seollal di Korea dan Maknanya di Tengah Pandemi
Meskipun pengeluaran pengguna kartu kredit di agen tur dan toko bebas bea turun 90 persen pada tahun 2020, pengeluaran untuk layanan penyewaan mobil meningkat 57 persen. Pengeluaran pengguna kartu kredit untuk olahraga rekreasi di Provinsi Chungcheong Utara, Pulau Jeju, dan Provinsi Gangwon masing-masing meningkat dari 3 menjadi 4 persen.
KTO menganalisis peningkatan yang berasal dari resor golf. Pengeluaran konsumen untuk golf dengan menggunakan BC Card meningkat sebesar 18 persen pada tahun 2020, sementara pengeluaran di resor ski turun sebesar 51 persen dan taman hiburan sebesar 61 persen.
Foto: Yeouido-Hangang-Park, Tourkekorea.net
(Ag/Ag)

Leave a Reply