Dirgahayu TNI ke-75, Sinergi untuk Negeri

Hari ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) merayakan hari ulang tahunnya ke-75. Perayaan tahun ini, TNI mengangkat tema, “Sinergi untuk Negeri,” karena TNI menjadi jantung dari Bangsa Indonesia menuju pada kejayaan.

TNI selalu terlibat dalam setiap derap dan kemajuan Negara. Menurut Panglima Marsekal Hadi Tjahjanto, “Memperhatikan dan mempertimbangkan komitmen kebijakan Pemerintah, kepentingan sinkronisasi pembangunan gelar kekuatan TNI dengan pembangunan nasional maupun visi misi Panglima TNI yang dihadapkan dengan tugas-tugas TNI, maka ditetapkanlah tema tahun 2020 sebagai Sinergi untuk Negeri,” ujarnya Hadi Tjahjanto. 

Pernyataan Panglima, Sinergi untuk Negeri dibuktikan dengan kerjasama bersama Polri dari level atas hingga bawah. Dalam praktiknya ketika Presiden Joko Widodo sebagai Panglima Tertinggi TNI mengumumkan Covid-19 sebagai bencana nasional TNI langsung turun tangan.

Bahkan pada momentum dirgahayu TNI ini, Presiden secara khusus mengapresiasi peran TNI dalam membantu penanganan pandemic Covid-19. Misalnya, TNI turut membantu mendisiplinkan warga mematuhi protokol kesehatan dengan terlibat operasi yustisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Di tengah suasana itu, kita patut memberi apresiasi yang tinggi kepada Tentara Nasional Indonesia atas berbagai perannya: dari membantu mendisiplinkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan, ikut menegakkan aturan di daerah-daerah yang menerapkan PSBB, sampai menjalankan operasi kemanusiaan dalam upaya menghentikan penyebaran virus Covid-19,” kata Presiden melalui akun Instagramnya, Senin, 5 Oktober 2020.

Tidak hanya itu, peran TNI dalam penanganan Covid-19. Kita menengok sedikit ke belakang, pada 1 Februari 2020, TNI membantu upaya evakuasi 245 warga negara Indonesia (WNI) di Wuhan. Proses evakuasi yang berjalan lancar tersebut dilakukan oleh TNI Angkatan Udara. Lalu, 245 WNI itu menjalani observasi terlebih dahulu di Natuna di rumah sakit yang dibangun oleh TNI.

Masih di bulan yang sama, TNI terlibat dalam evakuasi 69 WNI yang menjadi ABK (anak buah kapal) di kapal pesiar Diamond Princess yang berada di Pelabuhan Yokohama, Jepang. Lalu proses berlanjut pada 1 Maret 2020 sekitar pukul 23.00 WIB, di mana pesawat Garuda mengangkut WNI tersebut kembali ke tanah air melalui Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Mereka kemudian dibawa ke dermaga PLTU Indramayu dengan menggunakan 5 buah bus milik RSPAD Gatot Subroto. Dari sana mereka kemudian naik KRI Soeharso – kapal rumah sakit milik TNI AL – menuju Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, untuk menjalani karantina dan observasi kesehatan di fasilitas bekas pusat rehabilitasi pecandu narkoba. Meski sebelumnya dinyatakan negatif, ke-69 awak Diamond Princess itu tetap harus melewati prosedur karantina dan observasi dari kemungkinan terinfeksi virus corona.

Wujud nyata sinergi TNI dalam menjaga kedaulatan dinyatakan dengan tetap netral dalam pemilihan kepala daerah tahun 2018 dan pemilihan Presiden 2019. Sikap tegas TNI dalam menyelesaikan keamanan negeri teruji saat tanggal 20-21 Mei 2020 saat terjadi bentrokan massa di depan Bawaslu.

Karena sikap TNI yang membantu pengamanan Polri maka suasana rusuh mengulang tahun 1998 bisa dipatahkan dan kita menikmati suasana damai sekarang ini karena TNI dan Polri mampu melakukan sinergi peristiwa Bawaslu pada Mei 2020.

Tantangan dalam waktu dekat TNI sudah harus disiapkan untuk bersinergi kembali dalam mengamankan Pilkada tahun 2020.

Sinergi untuk Negeri merupakan bagian tidak terpisahkan dari derap langkah TNI memberi sumbangan dan darma baktinya untuk Indonesia. Dirgahayu TNI, jalayalah Indonesia!

(Ed/Ag)

Keterangan Foto: Pangdam Iskandar Muda bersama Kapolda Aceh membagikan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19. Foto: Majalah TNI Patriot/ Pendam IM, Agustus 2020

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *