Korsel Diterjang Banjir dan Longsor, Adakah Korban WNI?

Korea Selatan dilanda bencana banjir dan longsor di berbagai tempat, setelah hujan mengguyur Negeri Ginseng itu sejak 9 Juli 2023. Bagaimana nasib WNI?

Menurut laporan The Korea Herald, sampai dengan Minggu 16 Juli 2023, tercatat 36 orang tewas dan sembilan lainnya hilang pasca bencana. Sementara sebanyak 7.866 orang dievakuasi dari rumah mereka di seluruh Korea Selatan. Dalam perkembangannya, jumlah yang meninggal menjadi 44 orang tewas dan 6 orang masih hilang di tengah hujan yang terus berlanjut hingga Rabu pagi, 19 Juli 2023.

Baca Juga: Saat Presiden Korsel Minta Maaf Soal Tragedi Itaewon dan Bagaimana Indonesia Belajar

Presiden Yoon Suk Yeol, yang sedang dalam kunjungan kenegaraan ke Eropa Timur, mengadakan konferensi video pada hari Minggu dengan Markas Pusat Penanggulangan Bencana dan Keselamatan untuk memberikan arahan mengatasi situasi darurat ini.

“Saya dengan hormat menyampaikan belasungkawa saya kepada mereka yang meninggal karena hujan lebat ini,” kata Yoon.

Yoon juga meminta Perdana Menteri Han Duck-soo untuk memobilisasi semua sumber daya yang tersedia untuk menanggapi bencana tersebut. Setidaknya 1.239 tentara telah dikirim untuk operasi bantuan pada Minggu pagi dan 6.500 tentara di seluruh negeri bersiaga.

“Pemerintah akan memobilisasi semua personel dan sumber daya dari militer, polisi, otoritas pemadam kebakaran, dan pemerintah kota untuk melindungi keselamatan rakyat,” kata Han di kesempatan yang sama.

Area terparah di beberapa kota di provinsi North Gyeongsang, North Chungcheong, dan South Jeolla. Dampak bencana ini mencakup lebih dari 50 kota di seluruh negara.

Info dari Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul terus melakukan koordinasi dengan otoritas lokal dan kelompok komunitas Indonesia melalui Tim Gerak Cepat (Gercep) yang tersebar di berbagai wilayah tempat tinggal Warga Negara Indonesia (WNI).

Sampai saat ini, tidak ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban meninggal dunia, hilang, atau dievakuasi. “Sampai saat ini, tidak ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban meninggal dunia, hilang, atau dievakuasi,” ungkap KBRI Seoul, Senin, 17 Juli 2023.

Baca Juga: Ada 11 Orang Tewas dan 32 Situs Warisan Budaya Korea Rusak Akibat Topan Hannamnor

KBRI Seoul juga telah mengeluarkan imbauan kepada WNI di Korea Selatan agar meningkatkan kewaspadaan, selalu mengikuti perkembangan situasi melalui informasi resmi dari otoritas setempat dan media, serta segera menghubungi hotline KBRI Seoul jika menghadapi situasi darurat. Imbauan yang sama juga disampaikan melalui aplikasi Safe Travel Kemlu.

Berdasarkan data Imigrasi Korea per tanggal 31 Mei 2023, tercatat sebanyak 47.304 WNI dengan visa tinggal di Korea Selatan selama lebih dari 1 tahun. Mereka terdiri dari pekerja migran, pelajar/mahasiswa, profesional, serta WNI yang menikah dengan warga negara Korea.

Hotline KBRI Seoul:010-5394-2546

Foto: The Korea Herald

(Ag/Ag)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *