SKK Migas: 14 Proyek Hulu Migas Jalan di 2021 Senilai US$ 1,6 miliar
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memproyeksikan ada 14 proyek hulu minyak dan gas bumi akan berjalan di tahun 2021.
Dari 14 proyek tersebut, dua di antaranya masuk di dalam proyek strategis nasional (PSN) sektor hulu migas. Dua proyek tersebut adalah proyek gas Jambaran Tiung Biru (JTB) Blok Cepu, Jawa Timur, yang dikelola PT Pertamina EP Cepu dan Train 3 kilang LNG Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat yang dioperasikan BP Berau Ltd.
“Dua PSN yang akan onstream (beroperasi) di akhir tahun 2021 adalah JTB gas dan proyek Tangguh 3 di Papua,” kata Dwi Soetjipto, Kepala SKK Migas dalam wawancara bersama CNBC Indonesia, Senin, 11 Januari 2021.
Menurut Dwi, proyek JTB dan Train 3 kilang LNG Tangguh punya kapasitas yang besar. Maka keduanya akan menjadi penopang produksi gas pada tahun ini dan seterusnya.
Baca Juga: Proses Fabrikasi Selesai, FPU Jangkrik Siap Tampung Gas Merakes
Total ada 14 proyek hulu migas yang jalan di 2021 dengan nilai investasi mencapai US$ 1,6 miliar. “Sedangkan dari proyek-proyek yang lain ada 12 proyek, tadi saya sampaikan investasi US$ 1,6 billion (miliar) dengan tambahan produksi 8.500 barel per hari (bph) minyak dan gas 484 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD),” tuturnya.
Sebagai informasi proyek gas Jambaran Tiung Biru merupakan proyek unitisasi dua lapangan yakni Lapangan Jambaran dan Lapangan Tiung Biru, Blok Cepu, Jawa Timur, yang dikelola PT Pertamina EP Cepu.
Adapun gas yang akan diproduksi dari unitisasi dua lapangan ini diprediksikan mencapai 190 MMSCFD. Nilai investasi dari proyek ini diperkirakan sebesar US$ 1,53 miliar.
Lalu untuk Train 3 LNG Tangguh merupakan proyek ekspansi dari kilang gas alam cair (LNG) Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat yang dioperasikan BP Berau Ltd.
Baca Juga: Pemerintah Diproyeksi Kantongi US$ 413 juta Setelah POD Lapangan Kaliberau Disetujui
Proyek ekspansi ini diperkirakan menghasilkan gas 700 MMSCFD dan 3.000 barel minyak per hari. Produksi gas dari train 3 Tangguh ini setara dengan 3,8 juta ton LNG per tahun (mtpa).
Saat ini BP telah mengoperasikan dua train dengan kapasitas masing-masing sebesar 3,8 mtpa. Bila train tiga ini beroperasi, maka total LNG yang dihasilkan mencapai 11,4 juta ton per tahun. Adapun nilai investasi dari proyek ini yaitu US$ 8,9 miliar.
Foto: Kilang LNG Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat (RGN Magazine)
(Ag/Ag)

Leave a Reply