Ungkap Rahasia Sukses Diva K-Pop BoA yang 20 Tahun Berkarya

Korea Selatan punya Diva K-Pop. Namanya Kwon Bo-ah atau yang dikenal dengan sebutan BoA. Di usinya ke-34, ia merilis “Better,” album kesepuluh hari ini, Selasa, 1 Desember 2020.

Comebacknya di tengah hingar binger bintang muda K-Pop patut disambut dengan rasa hormat. Bagaimana tidak, selama 20 tahun berkarya ia menjadi salah satu sosok yang membuka jalan hallyu.

Istilah tersebut juga berarti Korean Wave, yang menunjuk pada situasi tersebarnya budaya pop Korea ke seluruh dunia. Umumnya hallyu, yang tersebar melalui musik dan film, memicu banyak di banyak belahan dunia belajar bahasa/ budaya Korea.

BoA yang memulai debutnya pada usia 14 tahun, sering dijuluki Bintang Asia. Setelah memulai debutnya pada tahun 2000 dengan “ID: Peace B,” pendatang baru remaja itu menduduki puncak tangga lagu Oricon Jepang dengan album penuhnya “Listen to My Heart” pada tahun 2002.

Dua dekade kemudian, BoA punya andil membuka jalan bagi musisi K-Pop muda untuk merambah ke dunia internasional, terutama ke Jepang. Apalagi, penyanyi yang disebut sebagai Queen of K-Pop tersebut juga menjadi musikus pertama Korea yang menempatkan albumnya di tangga album Billboard 200 pada 2009. 

“Saya merasa terhormat dianggap sebagai salah satu artis yang turut memulai gelombang K-Pop. Aku sebenarnya mulai ketika sebutan K-Pop bahkan belum ada saat itu. Bukanlah hal mudah ketika mulai mencoba merambah ke Jepang dan melakukan promosi ke Amerika Serikat.,” kata BoA dalam perbincangan dikutip dari Forbes.

Secara jujur, BoA yang berada di bawah naungan SM Entertainment, terpesona bagaimana K-pop saat ini telah berkembang pesat. K-pop tidak hanya menjadi musik di negeri Korea saja, tetapi sudah mendunia. Dari jumlah penonton juga telah berubah drastis. Mereka begitu banyak dan mewarnai industri musik.

“Mereka (artis K-Pop) luar biasa, dan saya sangat terkesan. Saya merasa bersyukur bisa disebut sebagai pelopor (K-Pop) yang pergi ke luar negeri. Saya pikir kita berada pada saat di mana kita harus memikirkan secara mendalam tentang bagaimana kita bisa membuat musik yang hebat. Kita harus terus belajar dan berjuang,”katanya.

Pertanyaannya, apa rahasianya untuk konsisten di dunia hiburan. Apalagi saat ini ada begitu banyak artis muda dengan talenta dan prestasi yang mendunia. Menurut BoA, kuncinya adalah ada cinta yang besar terhadap musi. dan bertanggung jawab atas pilihan hidup.

Baca Juga: TREASURE – SECRET NUMBER Sabet ROTY dan Inilah Daftar Lengkap Pemenang AAA 2020

“Saya adalah penyanyi yang sangat rajin dan bersemangat. Punya tanggung jawab dan cinta terhadap musik, dan itu ditunjukkan dengan merilis musik dan penampilan di atas panggung. Hal itu membuat segalanya terjadi,” kata BoA sebagaimana ditulis Yonhap, Selasa, 1 Desember 2020.

“Apa yang tidak hilang (selama periode 20 tahun) adalah bertanggung jawab atas diri saya sendiri dan tetap berdiri di atas panggung,” katanya dalam acara media yang diadakan menjelang perilisan “BETTER.”

Energi dan hasrat remaja BoA masih terjaga sampai sekarang dan disalurkan kepada trainee muda yang ingim masuk ke industri musik Korea. “Saya terkadang bertanya-tanya bagaimana saya dengan gigih berhasil melakukan semua hal itu dan bertahan di usia yang begitu muda. Jadi saya sangat berterima kasih kepada diri saya sendiri. Jika bukan karena diri saya saat itu, saya tidak akan berada di sini sekarang,” tuturnya.

Setelah 20 tahun menari, menyanyi, dan menulis lagu, BoA berkata dia sekarang mencoba untuk sedikit santai. Itu sebabnya dia mencoba untuk tidak terlalu memaknai album barunya. Karena ia masih memandang jalan hidup dan kariernya masih panjang. 

“Better” dengan 10 lagu di dalamnya, lebih merupakan hasil eksperimen ringan untuk mencoba genre lagu yang beda. Berbeda dengan album kedelapan yang dia produksi sepenuhnya, dia membuat tiga lagu – “Cloud”, “All That Jazz” dan “Little Bird” – dan kali ini menulis lirik untuk “L.O.V.E”.

Baca Juga: 3 Makanan Indonesia yang Buat Jisoo Blackpink Terkesan

Meskipun dia telah berhasil mengelola kariernya selama 20 tahun terakhir, dia masih khawatir tentang masa depannya. “Setiap tahun saya mulai berpikir, ‘Bisakah saya menari tahun depan?’ Saya memiliki beberapa bagian yang sakit di sana-sini karena saya telah menggunakannya selama 20 tahun. Ini seperti menjadi seorang atlet,” ungkap BoA, yang dikenal dengan penampilan tarinya yang bertenaga.

Namun sesaat dia merasa malu saat melihat sosok Na Hoon-a, penyanyi trot yang lahir 11 Februari 1947. Trot adalah genre nyanyian khas Korea Selatan yang berkembang di era penjajahan Jepang di Korea.

Penyanyi kharismatis 73 tahun itu masih aktif, bahkan berhasil menempati peringkat pertama reputasi brand tertinggi pada Oktober 2020 yang dirilis oleh Korean Business Research Institute. Ia mengalahkan BTS di tempat kedua, BLACKPINK dan NCT di peringkat keempat dan kelima.

“Saya banyak merefleksikan setelah melihat penampilan Na Hoon-a, berpikir ’20 tahun hanyalah bayi,’ Saya tidak memiliki tujuan konkret untuk masa depan, tapi saya masih akan berusaha untuk merayakan ulang tahun ke-30,” harap BoA. 

(Ag/Ag)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *