Remaja Korea Memilih Beli Saham Ketika Menerima Angpo

Korea Selatan juga merayakan Tahun Baru Imlek dengan budaya yang cukup kuat. Salah satu tradisinya adalah memberikan angpo. Berapa besarannya dan dipakai untuk apa?

Di Korea Selatan, perayaan Tahun Baru Imlek disebut dengan Seollal. Tradisi yang mengikuti Seollal adalah sebae, yakni tindakan membungkuk kepada orang yang lebih tua dan mengucapkan selamat tahun baru, setelah itu kerabat yang lebih tua berbagi hadiah berupa uang tunai.

Baca Juga: Ibu Negara Korea Selatan Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek

Tradisi yang sudah lama dipegang ini telah berlangsung di rumah tangga Korea selama beberapa generasi. Seiring waktu berjalan, beberapa pihak mulai bertanya berapa banyak uang yang pantas untuk diberikan atau diterima saat sebae? Atau apakah sebae adalah sesuatu yang harus diberikan atau bisa untuk tidak memberi? Pertanyaan ini ternyata sulit untuk mencapai konsensus. 

Dalam survei yang dilakukan oleh SK Communications dan dikutip The Korea Herald, dari 6044 orang dewasa berusia 20-an hingga 60-an, 43 persen mengatakan bahwa 50.000 won ($40 atau sekitar Rp600.000) adalah jumlah yang sesuai.

Hampir 30 persen menganjurkan untuk tidak berpartisipasi dalam pertukaran uang sama sekali karena kedua belah pihak dapat merasa tertekan. Mereka juga mengutip alasan lain, seperti meningkatnya jumlah pasangan tanpa anak. “Menafkahi anak sendiri saja sudah cukup,” kata mereka.

Sekelompok kecil sekitar 15 persen menjawab, “Tidak berpartisipasi sama sekali akan terasa terlalu kosong, jadi 10.000 won tidak masalah.” Dalam pandangan mereka, sentimen dan mengikuti tradisi lebih penting daripada jumlah sebenarnya.

Baca Juga: Warisan Budaya dan Tren Kekinian Berpadu Harmonis di Seongsu

Sebaliknya, 10 persen responden percaya jumlah uang mencerminkan ketulusan pemberian. “100.000 won adalah angka yang bagus,” kata mereka.  

Perdebatan semakin mendalam, dengan jumlah uang sebae dibagi berdasarkan kelompok umur. Hasil survei lain, yang dilakukan di antara 2.096 karyawan oleh Hanwha Life Insurance, menunjukkan bahwa 30.000 won dianggap cocok untuk siswa sekolah dasar, diikuti oleh 50.000 won untuk siswa sekolah menengah dan 100.000 won untuk siswa sekolah menengah dan universitas.  

Selain itu, dengan pesatnya modernisasi dan kemajuan sistem keuangan di Korea, ada metode pengelolaan uang sebae baru.

Baca Juga: Saat Batik Mendapat Sentuhan Maestro Fashion Korea di Festival Indonesia

Di kalangan remaja, yang biasanya menerima hadiah uang liburan dalam bentuk uang tunai alih-alih transfer bank langsung, ternyata lebih memilih menerima sebae melalui scan barcode. Survei Samsung Securities juga mengungkapkan bahwa 6 dari 10 remaja lebih memilih menginvestasikan uang sebae mereka di saham daripada menyimpannya ke dalam rekening tabungan.

Ini adalah perkembangan yang cukup baru yang berasal dari meningkatnya minat dalam berinvestasi dan kemandirian moneter.

Foto: The Korea Herald

(Ag/Ag)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *