HYBE Batal Akuisisi SM Entertainment, Bang Si-hyuk Merasa Lega

Setelah melewati drama akhirnya HYBE secara resmi membatalkan akuisisi saham rivalnya di industri K-pop, SM Entertainment (SME).

Agensi boyband BTS itu menyatakan mundur dari akuisisi saham SME pada 12 Maret 2023. Pada akhirnya, akuisisi dimenangkan oleh Kakao yang memperoleh 35 persen saham SME.

Baca Juga: CFO SM Entertainment Sebut Hybe Bisa Monopoli Industri K-pop

Keputusan ini mengakhiri penawaran selama berminggu-minggu dengan Kakao Corp, sehingga Kakao bisa ekspansi bisnis hiburannya lebih jauh.

HYBE menyampaikan keputusannya untuk menghentikan tawaran akuisisi diambil usai harganya melebihi batas wajar karena persaingan yang semakin ketat.

Mengutip The Korea Herald, Minggu 12 Maret 2023, Kakao telah menawarkan tender 1,25 triliun won (USD 946,8 juta) atau setara dengan Rp 14,62 triliun (asumsi kurs Rp 15.450 per dolar AS) pada pekan lalu, mencakup 35 persen saham SME dengan harga 150.000 won per saham.

Nilai akuisisi tersebut lebih tinggi dari penawaran 120.000 won per saham dari HYBE, untuk 25 persen saham dengan daya tarik minim terlihat dari pemegang saham.

Pada Jumat, 10 Maret 2023, saham SME ditutup pada 147.800 won per lembar. HYBE menuturkan, setelah pembicaraan dengan Kakao, kedua perusahaan ini setuju bekerja sama dalam hal berkaitan dengan platform mereka.

Baca Juga: “Kakao T Pet” Manjakan Pemilik Anjing di Korea Selatan

CEO HYBE Bang Si-hyuk di kesempatan Kwanhun Forum, 15 Maret 2023, mengaku lega dengan keputusan membatalkan akuisisi SME. HYBE berdiskusi dengan SME terkait akuisisi saham sejak 2019. ’’Benar. Kami sempat dua kali melakukan penawaran, tapi ditolak,’’ ujarnya.

Penolakan dari pihak internal SME dan pemegang saham lain membuat Bang Si-hyuk berpikir ulang. Dia menilai keputusan akuisisi itu bukan gaya HYBE. ’’Gaya HYBE adalah pilihan yang tepat, di mana orang-orang di dalamnya tidak merasa dipermalukan,’’ tegasnya.

Seorang kritikus budaya yang berbasis di Seoul, Lee Jong-im, menyebut akuisisi saham SM adalah rangkaian upaya Kakao untuk memperluas konten dan hiburannya dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2021, Kakao Corp mengakuisisi beberapa perusahaan konten, termasuk pengembang video game NFLY STUDIO. Kakao Entertainment, anak perusahaan Kakao, juga menginvestasikan 12 miliar won di Metaverse Entertainment, khususnya menampilkan grup idol secara virtual.

Baca Juga: Presiden HYBE Masih Gamang Kapan BTS Comeback

Kakao dan SME menuturkan mereka menyambut baik keputusan HYBE untuk membatalkan penawarannya.

“Kakao dan Kakao Entertainment akan melanjutkan penawaran tendernya hingga tanggal 26 untuk mendapatkan saham lebih lanjut dan mengerjakan detail kerja sama bisnis antara HYBE dan SME,” kata Kakao dalam pernyataannya.

Foto: The Korea Herald

(Ag/Ag)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *