Lindungi Lingkungan, Coca-Cola Pakai Botol Tanpa Label di Korsel

The Coca-Cola Company pada hari Senin, 25 Oktober 2021, merilis botol plastik tanpa label pertamanya di Korea Selatan.

Dikutip dari The Korea Herald, Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut memutuskan untuk tidak memakai label plastik untuk meningkatkan efisiensi daur ulang dan beradaptasi dengan tren nonlabel di industri untuk melindungi lingkungan.

Baca Juga: Hyundai Engineering Bangun Infrastruktur E-learning di Indonesia

Menurut Coca-Cola, untuk mengganti label plastik, mereka menerapkan desain kontur pada botol plastik Coca-Cola dan Coca-Cola Zero.

Sejarah desain dimulai pada tahun 1915, ketika perusahaan mematenkan botol yang dirancang dengan bentuk melengkung dan garis vertikal mengalir di permukaan dalam bentuk yang mirip dengan buah kakao.

Saat itu, desain kontur ini digunakan untuk membedakan Coca-Cola dengan minuman ringan lainnya.

Produk Coca-Cola Contour Label Free akan dijual online dalam bundel 24 minuman 370 mililiter.

Untuk membedakan Coca-Cola asli dan Coca-Cola Zero, Coca-Cola asli ditutup dengan tutup merah. Dan Coca-Cola Zero ditutup dengan tutup hitam.

Baca Juga: Yuks, Dengarkan Pesan Anggota Blackpink Terkait Lingkungan Hidup

“The Coca-Cola Company tidak hanya menghapus label untuk meningkatkan efisiensi daur ulang, tetapi juga untuk membuka era nonlabel 2.0 dengan ‘Coca-Cola Contour Label Free’ yang meningkatkan warisan merek,” kata perwakilan dari perusahaan.

Perusahaan telah bekerja pada keberlanjutan sejak Januari lalu dengan merilis minuman berkarbonasi bebas label pertama di Korea Selatan, Seagram, diikuti oleh botol nonlabel lainnya untuk produk air dan minuman olahraga seperti Toreta.

Foto: The Korea Herald

(Ag/Ag)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *